<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086</id><updated>2011-04-21T11:07:35.560-07:00</updated><title type='text'>Business Inspiration</title><subtitle type='html'>kumpulan inpirasi bisnis yang menarik dan memotivasi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://businspira.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-2964840737683153595</id><published>2007-11-29T16:20:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T16:26:07.736-08:00</updated><title type='text'>USAHA RINGTONE</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 13.8pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Perkembangan &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.2pt;"&gt;handphone &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;yang semakin canggih mendorong lahirnya usaha­usaha pendukungnya. Salah satu usaha yang makin merebak ditekuni orang adatah usaha &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.2pt;"&gt;ringtone. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Bagaimana tidak? Investasi awal usahanya alias modal awal yang dibutuhkan sangat kecil dan setanjutnya hanya meng-update lagu yang juga tidak butuh dana besar. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;Usaha ini ternyata tidak hanya &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.2pt;"&gt;booming &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;di kota-kota besar tapi juga di daerah-daerah. Selain karena usaha ini gampang ditiru dan tidak membutuhkan keahlian khusus, tren pengguna dan penyuka variasi &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.2pt;"&gt;ringtone &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;di daerah pun semakin marak. Seberapa besar keuntungan yang diperoleh dalam usaha ini dan bagaimana potensi pasarnya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 13.8pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Ringtone apa yang saat ini menjadi favoritmu? Mungkin ada ragam ja­waban yang mencuat, antara lain lagu Kucing Garong atau Nakal-nya Gigi yang sedang diminati banyak orang. Apa pun lagu kesukaan Anda, yang pasti usaha ringtone ini akan terus berkembang karena pada dasar­nya para pecinta handphone akan terus meng-update ring­tone-rongtone terbarunya. Suda­nang Dananjaya, Pengamat Selu­ler mengatakan bahwa usaha ini memiliki prospek yang cerah karena orang yang memiliki handphone biasanya membutuh­kan ringtone sebagai salah satu fitur favorit. Pandangan ini di­pertegas oleh Roy Suryo, Penga­mat dan Pakar Telematika yang mengatakan bahwa usaha ini memang lagi booming karena pada dasarnya setiap orang tidak bisa lepas dari musik. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Dan, sarana yang paling simpel untuk men­dengarkan lagu adalah ringtone di handphone.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Dengan potensi pasar yang menggiurkan, tentu saja banyak pemain yang turun di usaha ini, dan akibatnya persaingan usaha­nyapun lumayan ketat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Agar mampu bersaing maka Sudanang menganjurkan agar terus meng­update ringtone-ringtone terbaru yang sedang menjadi tren. "Jangan sekali-kali ketinggalan zaman karena biasanya ringtone ini bertahan di pasar hanya satu sampai tiga bulan," imbuhnya menambahkan. Pemahaman Su­danang ini, dipertegas oleh salah satu pelaku usaha, Paulus yang mengatakan bahwa walaupun persaingan di usaha ini ketat, bukan berarti tidak berpeluang. Asal mampu memberikan pelaya­nan dan kualitas yang terbaik ma­ka Anda akan memenangkan per­saingan. Karena pada dasarnya, da­lam membangun usaha bukan produk yang utama tapi harus sumberdaya manusianya yang di­berdayakan sehingga produk yang dijual bisa diterima pasar dengan balk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.1in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Segmentasi Pasar. Dengan pelayanan yang baik, harus diikuti dengan kejelian menyasar seg­mentasi pasar yang akan dituju. Harus diakui bahwa ringtone me­rupakan produk yang banyak di­gandrungi oleh kalangan muda seperti anak-anak sekolah maupun mahasiswa. Walaupun demikian, bukan berarti kalangan dewasa seperti orang kantoran, bahkan ibu-ibu rumah tangga, tidak tertarik dengan ringtone. "Ini me­nunjukkan bahwa produk ini di­sukai segala umur dan kalangan," papar Roy Suryo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.1in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.1in; text-align: justify; text-indent: 0.1in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Walaupun segmentasi pasarnya untuk berbagai kalangan, tapi akan lebih baik jika para pelaku usaha menentukan segmen yang akan dituju. Karena dengan menentukan segmen maka akan berpengaruh pada lokasi usaha. Apakah akan memilih dekat sekolah dan kam­pus, berdekatan dengan peruma­han atau yang memilih menjual produknya di mal. "Karena pada dasarnya usaha ringtone sangat berkaitan erat dengan kemauan pasar," imbuh Paulus, salah satu pelaku usaha ringtone di pe­rumahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.1in; text-align: justify; text-indent: 0.1in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Selain segmentasi pasar, hal yang tak kalah pentingnya yang harus diperhatikan adalah para pe­laku usaha harus tetap meng-up­date lagu-lagu terbaru agar tidak ketinggalan zaman. "Tanpa updat­ing lagu, maka pasti para pe­langgan akan mencari tempat lain yang bisa memenuhi keinginan para customer ini," papar Wahyu, pelaku usaha ringrone di pinggir jalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.1in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Agar tidak ketinggalan lagu­lagu terbaru maka para pelaku usaha harus rajin memantau per­kembangan terbaru di televisi. Se­lain itu, bisa juga membeli CD yang kemudian di-copy diicompu­ter atau bisa juga dengan cara pa­ra pelaku usaha mengunjungi si­tus-situs gratis di internet antara lain www.forum.jawir.com, www. oxygen&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: windowtext; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;phonemanager.com&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt; dan www.multiply.com.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Mudah Dipelajari Secara Otodidak. Bagi yang ingin berke­cimpung di usaha ringtone, tidak perlu takut jika tidak memiliki ke­mampuan teknis karena pada da­sarnya yang penting bisa meng­operasikan komputer dan cara men-download dari internet sudah merupakan modal dalam me­nekuni usaha ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Jadi tidak mem­butuhkan keahlian khusus, asal mau belajar maka pasti akan bisa memahami dan bisa terjun di usaha ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Dengan demikian, peluang usaha ini tidak hanya berkembang di kota-kota besar tapi juga di daerah. Sudanang menjelaskan potensi bisnis ringtone untuk dikembangkan di daerah-daerah sangat bagus sekali karena pemain di daerah masih sangat sedikit dibandingkan dengan kota-kota besar. Apalagi perkembangan teknologi yang makin canggih sehingga orang daerah pun tak mau ketinggalan dengan perkem­bangan yang terjadi di kota-kota besar. Ini berarti usaha ini memi­liki potensi yang besar dikem­bangkan di daerah dikarena har­ga jual ringtone yang lebih ma­hal. Contohnya, di Maluku Utara harga ringtone 4 lagu mencapai Rp 20 ribu, sedangkan di Jawa hanya Rp 10 ribu untuk 3 buah lagu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Lebih Menguntungkan Usa­ha di Mal. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Seiring dengan makin gampangnya handphone dijan­gkau oleh berbagai lapisan, usaha ini memang menggiurkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: 0.1pt;" lang="ES-TRAD"&gt;Bagai­mana tidak, dengan modal yang kecil serta peralatan seadanya, Anda sudah bisa memulai usaha. Lihat saja Paulus yang memulai usaha hanya bermodal Rp 1, 5 ju­ta. Artinya, jika ingin menekuni usaha ini modal utamanya adalah kemauan, maka usaha tersebut dapat berkembang pesat. Ini di­buktikan oleh Edo, salah satu pe­laku usaha ringtone yang memu­lai usaha dengan modal hanya 1 komputer rakitan dan hanya dalam rentang waktu 2 tahun telah memiliki 6 konter ringtone yang semuanya berada di satu area yang sama yaitu ITC Roxy &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;Mas, Jakarta Barat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0.15in 0.1in 0.0001pt 0in; text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Memang harus diakui bahwa usaha &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;ringtone &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;di pusat perbelan­jaan &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;handphone &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;lebih mengun­tungkan. Ini dikarenakan semua orang yang datang ke tempat ter­sebut pasti mempunyai tujuan yang berkaitan dengan &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;handphone, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;en­tah untuk membeli, memperbaiki &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;handphone, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;atau pun untuk mengi­si lagu &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;ringtone. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Oleh karena itu, lokasi seperti ini merupakan tempat yang tepat dalam menekuni dan mengembangkan usaha &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;ringtone. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;Apalagi keuntungan yang diperoleh dengan membuka usaha di pusat perbelanjaan lebih dari 60%. Na­mun, harus diingat bahwa pelaku usaha yang sama di mal semakin banyak sehingga harus ada standar harga yang sama, atau Anda tidak bisa bermain dengan harga. Selain itu, usaha di mal sangat tergantung pada jam buka-tutup mal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.1in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.1in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;Sementara itu, jika Anda memi­lih usaha di kompleks perumahan atau pinggir jalan, keuntungannya pun tidak kalah dengan yang di mal, rata-rata bisa 50% dari omset. Kelebihannya, rentang waktu buka lebih lama, bahkan bisa 24 jam. Selain itu, harga yang dipatok pun tergantung pada segmentasi pasar yang disasar dan bisa bermain dengan harga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.1in;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;Nah, agar bisa tetap survive di usaha ini maka ada beberapa tips yang layak diperhatikan antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;Lokasi usaha harus di tempat­ strategis terutama di tempat-tempat berkumpulnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;anak remaja, kuliahan, maupun orang kantoran seperti mall. Kemudian Anda juga harus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="ES-TRAD"&gt;mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen clan lengkapi koleksi lagu sehingga tetap &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;up-to-date. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Lakukan juga promosi dengan menyebar brosur-­brosur di mana di dalam brosur tercantum &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;reward &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;apabila konsu­men men-download berapa lagu maka akan mendapatkan cindera­mata gratis seperti gantungan kunci atau bisa yang lucu-lucu. De­ngan demikian, maka para custo­mer &lt;i style=""&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;dimanjain &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;dengan reward-re­ward tersebut, sehingga mereka akan kembali ke tempat usaha yang memberi mereka keuntu­ngan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Tertarik menggeluti usaha ini? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;"&gt;Dessy HA – Peluang Usaha&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-2964840737683153595?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/2964840737683153595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/2964840737683153595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/11/usaha-ringtone.html' title='USAHA RINGTONE'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-1985728581056274293</id><published>2007-11-29T16:17:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T16:29:47.239-08:00</updated><title type='text'>Mengeruk Laba dari Usaha Kue Kering Menjelang Lebaran</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 7.1pt;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;font-family:Verdana;"  lang="ES-TRAD"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengeruk Laba dari Usaha Kue Kering Menjelang Lebaran &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; dan Lebih Menguntungkan Menjadi Pedagang Grosir&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.1in;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;font-family:Verdana;"  lang="ES-TRAD"&gt;- Permintaan Pasar Melonjak antara 100 hingga 700% Menjelang Hari Raya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0.1in;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;- &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Keuntungan Menjadi Pedagang Grosir Bisa Sampai 30%&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;font-family:Tahoma;font-size:18;"  lang="ES-TRAD" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;Bebagai kudapan ringan yang disukai oleh hampir semua orang, permintaan kue kering selalu saja ada. Apalagi menje­lang perayaan hari besar yang jatuh hampir bersamaan yaitu Lebaran, Natal, dan Tahun Baru membuat permintaan pasar terhadap kue kering meningkat pesat. Seperti yang diungkapkan oleh Dedi Hidayat, pemilik J&amp;amp;C Cookies, bahwa kenaikan produksi kue kering­nya menjelang Lebaran mencapai 700 %. Untuk itu, ia telah menyiapkan modal usaha membuat kue kering khu­sus untuk menghadapi m o m e n Lebaran dengan mengge­lontorkan dana senilai Rp 3 miliar. hampir se­mua produ­sen sudah me­mulai aktivitas produksi kue kering sejak 2-3 bulan menjelang Lebaran guna menghadapi permintaan yang terus membanjir. Bahkan banyak di antaranya yang membatasi jangka waktu minimal pemesanannya yaitu seminggu sebelumnya seperti Aci &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Okan, &lt;/span&gt;Pemilik Melati Butter &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Cookies, &lt;/span&gt;produsen kue kering curah, Bogar, Menurut Sisca Susanto, pengamat kuli­ner pengerjaan produksi kue kering memang sebaiknya dilakukan jauh hari sebelum Lebaran tiba. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Hal ini untuk menghindari mahalnya harga bahan &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;baku&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; kue kering yang sangat tinggi. "Saat ini bahan &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;baku&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; kue kering terus saja naik, untuk &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;itu &lt;/span&gt;sebaiknya para produsen kue kering sudah menyetok bahan &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;baku&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;yang &lt;/span&gt;dibutuhkan misalnya saja mentega," urainya lugas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Tidak Butuh Modal Besar. Sebenarnya bisnis kue kering bisa dilakukan semua orang karena bisnis ini bisa dipelajari sebelumnya. Bagi Anda yang tidak memiliki basic membuat kue kering dapat mengikuti kursus kue kering dengan jangka waktu belajar antara 1- 3 bulan, bahkan bagi yang ingin cepat paham bisa mengambil kelas privat. Apalagi jika Anda memiliki &lt;span style="letter-spacing: 0.2pt;"&gt;hobi&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;membuat kue kering, tidak ada salahnya menyelami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;hobi ini sebagai sebuah peluang usaha: Seperti.yang dilakukan oleh permilik Tasya Cake &amp;amp; Catering, Anna Yanawati Hukom yang tertarik membuat usaha kue kering karena tiap tahun pasti membuat sendiri kue kering yang akan disajikan kepada para tamu &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;saat L&lt;/span&gt;ebaran tiba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;Dan sebagai pemula, Anda tak pertu khawatir soal bahan baku dan peralatan yang digunakan. Selain mudah dicari, harga bahan baku dan Peralatannya pun tidak terlalu mahal. Bahkan Ina Wiyandari, pemilik Ina &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;Cook­&lt;/span&gt;ies memulai usahanya &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;dari &lt;/span&gt;hasil meminjam peratatan kue kering dan bahan baku dari sang kakak,Tapi berkat keuletannya, ia &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;mampu &lt;/span&gt;mengembang­kan usaha hingga menembus pasaran ekspor. Sisca Susanto mengungkapkan jika peralatan utama yang wajib ada hanya oven, cetakan, loyang, mixer, bahan kue, dan toples. ladi hanya dengan modal Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu seseorang sudah bisa memulai usaha membuat kue kering.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;Tren Kue Kering Lebaran. Nah, agar kue kering yang Anda buat bisa meledak di pasaran sebaiknya Anda perlu mengikuti tren jenis &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;kue &lt;/span&gt;kering saat Lebaran tiba. Meskipun tren kue kering sedang marak namun bentuk nastar dan kastengel dalam bentuk konvensional masih juga dicari terutama kalangan menengah ke bawah yang tidak terlalu memperhati­kan soal bentuk dan rasa karena yang penting harganya murah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;Strategi Pemasaran. Bila Anda ingin memasarkan kue kering, bisa memanfaatkan jaringan perkawanan Anda dengan saudara atau rekan sekitar, Siapkan juga &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;sample &lt;/span&gt;atau tester untuk menguji apakah kue kering buatan Anda &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;layak &lt;/span&gt;jual dan diminati oleh rekan Anda. Sebab, strategi yang paling jitu untuk seorang pemula adalah dengan cara promosi lanqsung ke calon konsumen.Tentu saja inovasi dari sisi rasa dan kualitas kue tetap harus dijaga antara lain dengan mengupayakan agar kue Anda bebas pengawet, dan melakukan cara-cara alami agar kue kering yang dibuat bisa bertahan cukup lama. Misalnya lewat pengovenan kue yang matang secara baik &lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;dan &lt;/span&gt;penggunaan bahan yang fresh Tidak kadaluwarsa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.2in;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES-TRAD" style="font-family:Verdana;"&gt;Setelah ku&lt;span style="letter-spacing: 0.1pt;"&gt;e &lt;/span&gt;kering Anda dikenal oleh masyarakat sekitar maka langkah selanjutnya adalah dengan mengikuti bazaar atau pameran yang diadakan instansi milk pemerintah dan biayanya ada yang free seperti misalnya Pameran yang diadakan Departemen Perdagangan, atau Dinas Pariwisata. Anda bisa juga mencoba menjual kue kering Anda lewat beberapa agen, pengamat mar­keting yang menyatakan strategi &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;pal­&lt;/span&gt;ing jitu adalah dengan mengembang­kan sistem distribusi melalui &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;agen &lt;/span&gt;atau distributor sebab dengan bantuan mereka pemasaran akan lebih luas dan merata. Hal ini pula yang mengantar­kan Dedi Hidayat, pemilik AC Cookies menjadi produsen kue sukses dengan jumlah produksi sebanyak 138 &lt;span style="letter-spacing: 0.4pt;"&gt;ton/&lt;/span&gt;tahun dengan omset miliaran rupiah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;(Peluang Usaha)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-1985728581056274293?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/1985728581056274293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/1985728581056274293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/11/mengeruk-laba-dari-usaha-kue-kering.html' title='Mengeruk Laba dari Usaha Kue Kering Menjelang Lebaran'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-8149646457954490339</id><published>2007-11-06T18:09:00.000-08:00</published><updated>2007-11-06T18:17:25.816-08:00</updated><title type='text'>Ide Bisnis: Dari Mana Datangnya?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Semua bisnis yang sukses pada mulanya              berasal dari satu ide bisnis saja. Coba saja kita lihat eBay,              amazon.com, Disneyland, Microsoft, Pixar. Semua adalah perusahaan              atau jenis usaha yang meraup pemasukan miliaran dolar. Mereka juga              menjadi perusahaan langganan Fortune 500. Siapa yang tidak ingin              memiliki usaha seperti ini? Dari mana ide-ide bisnis berpotensi              sukses didapatkan?&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;           MENDAPATKAN IDE BISNIS POTENSIAL&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;           Di mana ada kemauan di situ ada jalan, di mana ada kesempatan, di              situ ada ide bisnis. Lalu kesempatan apa yang mengandung ide bisnis?           &lt;br /&gt;           Membantu orang lain. Pierre Omiday, pendiri situs binis di Internet              yang mempertemukan pembeli dan penjual dari berbagai penjuru dunia,              menemukan ide bisnisnya ketika membantu seorang teman untuk              mendapatkan pembeli. Ia lalu membuatkan sebuah situs untuk              mempromosikan barang dagangan temannya tersebut, dan mengundang              pedagang dan pembeli lainnya untuk juga mencari pembeli atau penjual              di situs yang sama. Dalam beberapa bulan setelah peluncuran eBay,              jutaan orang telah mengakses situs ini.&lt;br /&gt;           Pierre kemudian mengutip uang jasa 25 sen sampai 2 dollar bagi tiap              penempatan informasi di situs ini, dan juga mendapatkan komisi              beberapa persen saja dari total tiap transaksi.&lt;br /&gt;           Dalam tiga tahun setelah diluncurkan pertama kali tahun 1995, eBay              sudah layak ditawarkan di pasar publik. Tahun 2000, eBay sudah              mengundang 22 juta orang untuk bertransaksi (jumlah ini lebih banyak              dari jumlah penduduk di beberapa negara bagian di Amerika Serikat).              Dengan penghasilan yang diperolehnya dari situs ini, Pierre akhirnya              berhenti dari pekerjaannya sebagai insinyur programming di sebuah              perusahaan dan berteken di usaha yang dibangunnya sendiri tersebut.&lt;br /&gt;           Hobi. Bill Gates, si raja komputer dari Amerika Serikat, memulai              bisnisnya dari sebuah hobi mengutak-atik program komputer. Hobi yang              ditekuni dengan serius ini telah berhasil membawa Bill Gates untuk              menemukan komputer yang lebih praktis dan lebih mudah digunakan dari              pada komputer besar yang pada saat itu digunakan.&lt;br /&gt;           Ide ini pernah ingin dijualnya kepada perusahaan besar, tetapi              ditolak.&lt;br /&gt;           Penolakan tidak membuat Bill Gates patah semangat, ia mencoba              menyempurnakan ide bisnisnya tersebut, untuk kemudian dilempar              kembali ke pasar sebagai ide bisnis yang ternyata diterima dengan              baik oleh masyarakat. Dengan upayanya ini, Bill Gates berhasil              membangun kerajaan Microsoft yang saat ini telah menggurita di              seluruh dunia dengan pemasukan yang luar biasa.&lt;br /&gt;           Pengamatan. Ray Kroc, tokoh di balik sukses restoran waralaba cepat              saji McDonald, mendapatkan ide bisnisnya dari pengamatannya terhadap              tingkah laku masyarakat pekerja di sekitarnya. Ia mengamati mereka              dan mendapatkan bahwa masyarakat pekerja senantiasa sibuk dan              menginginkan layanan yang cepat ketika mereka menghabiskan waktu              untuk makan siang.&lt;br /&gt;           Dari pengamatannya selama perjalanan bisnisnya menawarkan peralatan              masak ke beberapa restoran, Ray Kroc yang pada waktu itu berprofesi              sebagai tenaga penjual menemukan sebuah restoran unik yang dikelola              oleh dua bersaudara McDonald. Restoran ini fokus pada satu jenis              masakan saja dan masakan ini juga disajikan dengan efisien sehingga              waktu tunggunya juga sangat singkat.&lt;br /&gt;           Restoran ini akhirnya dibeli oleh Ray Kroc dan dikembangkan menjadi              restoran wara laba yang sukses yang telah merambah hampir ke seluruh              negeri yang ada di muka bumi ini.&lt;br /&gt;           Ide lama. Jeff Bezos dari Amazon.com mendapatkan ide bisnisnya              dengan memperbaharui ide lama penjualan buku di toko buku biasa. Ide              lama ini ia perbaharui: tempat penjualan diperbaharui (bukan di toko              buku, tetapi di Internet). Cara pembayaran dan pengiriman buku juga              diperbaharui (lebih dibuat praktis dan cepat).&lt;br /&gt;           Praktis karena pembeli bisa membayar menggunakan kartu kredit kapan              saja dan dimana saja ia berada. Pengiriman buku juga dibuat lebih              cepat, dari pengiriman buku dengan memesan secara tradisional ke              toko buku biasa.&lt;br /&gt;           Ide orang lain. Jennifer Basye Sander membangun kerajaan ”Buku              Kuning” (direktori) seluruh bisnis yang dikelola oleh wanita di kota              tempat ia tinggal. Ternyata buku ini akhirnya menjadi laris.              Informasi dalam buku ini senantiasa diperbaharui agar selalu              up-to-date.&lt;br /&gt;           Dari mana ide ini berasal? Ternyata ide ini ditemukan oleh Jennifer,              penulis buku ”Niche and Grow Rich”, dari kota lain yang sempat ia              kunjungi yang juga memiliki Direktori serupa yang ternyata laris              manis di kota tadi. Ia lalu membawa ide bisnis ini (ide orang lain              yang telah sukses diterapkan di satu kota) untuk diterapkan di kota              tempat ia tinggal. Ternyata ide inipun mendapat sambutan yang luar              biasa yang memberikan pemasukan yang memuaskan Jennifer Basye              Sander.&lt;br /&gt;           Kolaborasi. Dua kepala lebih baik dari satu (Two heads are better              than one). Begitu kata pepatah. Ternyata ada benarnya juga.&lt;br /&gt;           Dewitt dan Lila Wallace berkolaborasi sebelum berhasil membangun              kerajaan bisnis dari penerbitan majalah inspirasi bulanan Reader’s              Digest. Ketika baru pulang dari tugas negara pada Perang Dunia II,              Dewitt mendiskusikan ide untuk memberikan inspirasi kepada              masyarakat untuk membangun kembali kepercayaan diri mereka dan              menemukan ide-ide yang dapat diterapkan untuk mendapatkan pemasukan.           &lt;br /&gt;           Dari hasil diskusi dengan isterinya Lila, Dewitt akhirnya              mendapatkan ide bisnis yang cemerlang. Ide ini berhasil memberi              inspirasi dan manfaat bagi banyak orang di seluruh dunia.&lt;br /&gt;           Mengubah Ide Bisnis Menjadi ”Uang”Setelah kita mendapatkan ide              bisnis yang brilian, lalu apa langkah kita selanjutnya untuk              mengubah ide tersebut menjadi mesing uang? Banyak sekali yang bisa              kita lakukan, namun berikut ini ada beberapa ide yang mungkin bisa              Anda coba.&lt;br /&gt;           Terbitkan. Tom Peters, Alvin Toffler, Ken Blanchard, Maxwell adalah              beberapa tokoh yang menuangkan ide bisnis mereka dalam buku-buku              yang lalu mereka terbitkan. Demikian pula dengan para pengarang              novel ternama, seperti Stephen King, Agatha Christie yang menuangkan              ide-idenya dalam novel yang kemudian diterbitkan. Dari buku-buku              ini, sang pengarang mendapatkan pemasukkan, apalagi jika buku-buku              ini menjadi buku yang laris.&lt;br /&gt;           Catatkan secara hukum. Ide Anda juga bisa Anda catatkan untuk              mendapatkan copy right. Seorang artis Indonesia mencatatkan gayanya              disertai kalimat khusus untuk mengungkapkan gaya tersebut untuk              mendapatkan hak cipta.&lt;br /&gt;           Hak Cipta ini bisa mendatangkan royalty dalam bentuk uang yang bisa              Anda nikmati ketika orang lain menggunakan ide Anda. Anda juga bisa              menjual hak cipta ini (baik sebagian ataupun seluruhnya) kepada              perusahaan lain atau orang lain dan mendapatkan uang juga dari sini.&lt;br /&gt;           Demokan. Cara lain untuk mengubah ide menjadi keuntungan finansial              adalah dengan mendemokan kepada publik melalui seminar, pelatihan,              ataupun sekedar pertunjukkan dalam bentuk hiburan. Beberapa              akademisi dan praktisi memilih cara ini untuk memperkenalkan ide              mereka kepada publik.&lt;br /&gt;           Robert T Kiyosakhi, setelah menuliskan idenya dan menerbitkan buku              yang mencakup ide ini, ia mendemokan cara menerapkan ide-idenya              melalui seminar keliling dunia. Beberapa waktu lalu, penulis dan              pebisnis kondang inipun dijadwalkan mengunjungi Indonesia untuk              berseminar di sini. Tentunya, Anda harus sudah mengenal siapa target              audience yang akan menghadiri seminar, pelatihan, atau pertunjukkan              yang Anda gelar.&lt;br /&gt;           Berikan sebagai nasihat kepada orang lain. Pada saat tulisan ini              sedang dikerjakan, penulis sedang berada di depan televisi menonton              acara yang disampaikan oleh Suze Orman di sebuah stasiun televisi              dunia. Suze Orman menerima berbagai pertanyaan dari pemirsa di              seluruh dunia tentang bagaimana mengelola keuangan pribadi.&lt;br /&gt;           Dengan pengalaman yang luas, pengetahuan yang dalam, dan rasa              percaya diri tinggi, Suze berinteraksi dengan para pemirsa sambil              memberikan kiat-kiat praktis mengelola keuangan pribadi. Ternyata              cara ini (memberikan ide kita kepada orang lain dalam bentuk tips              praktis) bisa juga dijadikan cara untuk mengubah ide menjadi ”uang.”&lt;br /&gt;           Jual sebagai konsumsi masyarakat. Cara umum yang banyak diterapkan              orang adalah mengubah ide menjadi produk atau jasa yang bisa dijual              untuk konsumsi masyarakat. Howard Schultz mengubah ide bisnisnya              (bahwa masyarakat memerlukan tempat untuk berdiskusi dengan minuman              dan makanan ringan) ini menjadi mesin uang dengan mendirikan kedai              kopi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat banyak terutama              masyarakat bisnis.&lt;br /&gt;           Ide sederhana namun unik untuk menjual air putih cepat saji juga              telah terbukti sukses. Ide ini diterapkan dengan menjual air putih              dalam kemasan, yang kemudian laris manis, bahkan telah diikuti oleh              berbagai pihak untuk mengeruk keuntungan dari ide yang sejenis.&lt;br /&gt;           Ide akan tetap berupa ide jika tidak diupayakan untuk diubah menjadi              bentuk usaha yang mendatangkan uang. Jadi, ide yang baru saja Anda              baca ini perlu Anda tindaklanjuti dengan tindakan nyata: mencari ide              dan mengubah ide menjadi mesin uang.&lt;br /&gt;           Namun yang perlu diingat juga, setelah ide Anda menjadi mesin uang,              ide ini harus senantiasa diperbaharui ataupun dilengkapi agar tidak              tergilas oleh pihak lain yang ingin meniru ide ini. Selamat mencari              ide dan mengubah ide Anda menjadi sumber uang.n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:Arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;b&gt;Copyright © Sinar Harapan 2003&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-8149646457954490339?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/8149646457954490339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/8149646457954490339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/11/ide-bisnis-dari-mana-datangnya.html' title='Ide Bisnis: Dari Mana Datangnya?'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-6007325604016526185</id><published>2007-10-08T23:07:00.000-07:00</published><updated>2007-10-08T23:09:43.637-07:00</updated><title type='text'>Daftar Franchisor Indonesia, Bisnis Waralaba Indonesia</title><content type='html'>Bagi yang sedang ingin berbisnis, dan gak tau bagaimana memulainya.. membeli franchise adalah salah satu pilihan terbaik. karena kita tidak perlu repot mengurus segala macam peralatan untuk memulainya. biasanya dari pihak franchisor (pembuat bisnis franchise) telah menyediakan.. jadi tinggal sesuaikan dengan kantong dan juga sentimen pasar di kota yang pengen dibuka bisnis franchise.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; line-height: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Compiled By BIZNEEZ Inc (taken from other forum, posted by Devan)&lt;br /&gt;Mohon Diingat,&lt;br /&gt;daftar ini adalah berdasarkan Franchise Fee Only, Diluar Modal Awal Usaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WARALABA FRANCHISE FEE DIBAWAH 100 JUTA&lt;br /&gt;1. Waralaba Roti Buana&lt;br /&gt;Bisnis Bakery, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT Graha Praba Samanta, 021-5913896&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Waralaba Laundrette&lt;br /&gt;Bisnis Pencucian &amp;amp; Dry Clean, Franchise Sekitar Rp 60 Juta&lt;br /&gt;PT. Sinar Eka Kreasi, 021-4755106&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Waralaba FutureKid&lt;br /&gt;Bisnis Training Konsultan Pendidikan, Franchise Sekitar Rp 40 Juta&lt;br /&gt;PT. LPKT GRamedia, 021-5301991 Ext 1410&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Waralaba Bali Nirwana Travel&lt;br /&gt;Bisnis Tour And Travel Ticketing, Franchise Sekitar Rp 75 Juta&lt;br /&gt;PT. Bali Nirwana Tour &amp;amp; Travel, 0361-7444491/92&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Waralaba KamaBoko&lt;br /&gt;Bisnis Restaurant Berjalan Di Mobil, Franchise Sekitar Rp 40 Juta&lt;br /&gt;Surja Dharma, Jl. Padjajaran Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Waralaba Malibu Photo Studio&lt;br /&gt;Bisnis Photo Studio, Franchise Sekitar 30 Juta&lt;br /&gt;PT Malibu 62 Photo Studio, 021-4522571, 021-4514723&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Waralaba MySalon&lt;br /&gt;Bisnis Salon Kecantikan, Franchise Sekitar Rp 30 Juta&lt;br /&gt;PT Mega Mulia Mandiri, 021-5700820&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Waralaba Rudi Hadisuwarno&lt;br /&gt;Bisnis Salon Kecantikan &amp;amp; Beauty Training, Franchise Sekitar Rp 80 Juta&lt;br /&gt;PT. Rudy Hadisuwarno, 021-3107613&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Waralaba Fun Languages&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan Bahasa, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Fun Languages International, 021-7236658&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Waralaba Markaz Ritel&lt;br /&gt;Bisnis Retail Food &amp;amp; Convenience, Franchise Sekitar Rp 30 Juta&lt;br /&gt;PT Solar Sentra Distribusi, 021-7231051&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Waralaba Alfa Mart,&lt;br /&gt;Bisnis Retail Mini Market, Franchise Sekitar Rp 40 Juta&lt;br /&gt;PT. Sumber Alfaria Trijaya, 021-55755966&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Waralaba O’ La La Café&lt;br /&gt;Bisnis Kafe Roti &amp;amp; Lounge, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Waralaba Computertots&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan Komputer Untuk Usia Dini, Franchise Sekitar Rp 45 Juta&lt;br /&gt;Yayasan Tunas Bangsa, 021-7652618&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Waralaba Churo Pastel&lt;br /&gt;Bisnis Makan / Food Counter “Churo”, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Kurnia Mitra Duta Sentosa, 021-5398003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Waralaba Nu Look, HR Cleaner&lt;br /&gt;Bisnis Laundry Binatu, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Piramid Inti Ekatama, 021-7182970&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Waralaba Bebek Bali&lt;br /&gt;Bisnis Restoran Bebek Bali, Franchise Sekitar Rp 60 Juta&lt;br /&gt;PT. Sarwagata Keluarga Sarana, 021-5747667&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Waralaba Julia Jewelry&lt;br /&gt;Bisnis Perhiasan Jewellery, Frachnise Sekitar Rp60 Juta&lt;br /&gt;PT. Sumber Kreasi Cipta Logam, 021-8199280&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Waralaba Odiva&lt;br /&gt;Bisnis Rental Video, VCD, DVD, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Tara Waralabas, 021-5601504&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Waralaba Printer Tape&lt;br /&gt;Bisnis Tinta Printer, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Printer Tape Indonesia, 021-6017888&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Waralaba Mr. Celup’s&lt;br /&gt;Bisnis Restoran Mobil, Franchise Sekitar Rp 60 Juta&lt;br /&gt;CV Celup Mitra Saudara, 0251-373877, 021-7158899&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Waralaba Ristra Salon&lt;br /&gt;Bisnis Salon Kecantikan, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Ristra Indolab, 021-7226673&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Waralaba Widyaloka&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan Komputer, Franchise Sekitar Rp 60 Juta&lt;br /&gt;Yayasan Widyaloka, 021-6345946&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Waralaba Wong Solo&lt;br /&gt;Bisnis Restaurant, Franchise Sekitar Rp 65 Juta&lt;br /&gt;PT. Sarana Bakar Digdaya, 021-7879061&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Waralaba Hip Hop Bubble Drink&lt;br /&gt;Bisnis Minuman Bubble Tea, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Mata Air Boga Lestari, 021-4898338&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Waralaba Country Donuts&lt;br /&gt;Bisnis Bakery Donat &amp;amp; Brownies, Franchise Sekitar Rp 75 Juta&lt;br /&gt;PT. Country Lestari, 021-8465985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Waralaba Es Teler 77&lt;br /&gt;Bisnis Restaurant Es Teler, Franchise Sekitar Rp 75 Juta&lt;br /&gt;CV Es Teler 77, 021-7355352&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Waralaba Indomaret&lt;br /&gt;Bisnis Convenience Store, Franchise Sekitar Rp 80 Juta&lt;br /&gt;PT. IndoMarco Prismatama, 021-6914478&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Waralaba PurwaCaraka Music&lt;br /&gt;Bisnis Sekolah Music PurwaCaraka, Franchise Sekitar Rp 80 Juta&lt;br /&gt;Purwacaraka Music, 021-7988646&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Waralaba California Fried Chicken&lt;br /&gt;Bisnis Restaurant Fast Food Ayam, Franchise Sekitar Rp 90Juta&lt;br /&gt;PT. Pioneerindo Gourmet Int. Tbk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Waralaba Century 21&lt;br /&gt;Bisnis Agen Properti, Franchise Sekitar Rp 90 Juta&lt;br /&gt;PT. Century 21 Indonesia, 021-5682121&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Waralaba Popeye Fried Chicken&lt;br /&gt;Bisnis Fast Food Ayam, Franchise Sekitar Rp 95 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Waralaba Domino’s Pizza&lt;br /&gt;Bisnis Fast Food Pizza Antar, Franchise Sekitar Rp 90 Juta&lt;br /&gt;PT. Dunia Pizza Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Waralaba John Robert Power&lt;br /&gt;Bisnis Sekolah Kepribadian, Franchise Sekitar Rp 95 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Waralaba Jobs DB&lt;br /&gt;Bisnis Website Pencari Kerja, Franchise Sekitar Rp 90 Juta&lt;br /&gt;PT. Jobs DB Indonesia, 021-5367888&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Waralaba Abra Kebab&lt;br /&gt;Bisnis Fast Food Kebab, Franchise Sekitar Rp 95 Juta&lt;br /&gt;PT. Abra Boga Rasa Asia, 021-7358038&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Waralaba Digital Studio Workshop&lt;br /&gt;Bisnis Digital Studio, Franchise Sekitar Rp 95 Juta&lt;br /&gt;PT. Cipta Visi Digital Studio, 021-45850107&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Waralaba Kiddy Cuts, Fun Cuts&lt;br /&gt;Bisnis Gunting Rambut Usia Dini, Franchise Sekitar Rp 90 Juta&lt;br /&gt;PT. Kiddy Cuts Pratama Indonesia, 021-39833833&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Waralaba Sederhana&lt;br /&gt;Bisnis Restoran Padang Sederhana, Franchise Sekitar Rp 95 Juta&lt;br /&gt;PT. Sederhana, 021-5359579&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Waralaba Crispy Burger&lt;br /&gt;Bisnis Counter Burger, Franchise Sekitar Rp 50 Juta&lt;br /&gt;PT. Bogasari Flour Mills, 021-4301048&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Waralaba Crepes Coin&lt;br /&gt;Bisnis Crepes Panekuk, Franchise Sekitar Rp 25 Juta&lt;br /&gt;PT. Bogasari Flour Mills, 021-4301048&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Waralaba Ultra Disc&lt;br /&gt;Bisnis Rental DVD/VCD, Franchise Sekitar Rp 25 Juta&lt;br /&gt;PT. Ultra Disc, 021-3443223&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Waralaba Balon Udara&lt;br /&gt;Bisnis Promosi Balon Udara, Franchise Sekitar Rp 25 Juta&lt;br /&gt;PT. Balon Udara Mitra Waralaba, 0274-488157&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Waralaba Video Ezy&lt;br /&gt;Bisnis Rental VCD/DVD, Franchise Sekitar Rp 25 Juta&lt;br /&gt;PT. Video Ezy, 021-563638&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Waralaba Londre&lt;br /&gt;Bisnis Laundry &amp;amp; Dry Cleaning, Franchise Sekitar Rp 15 Juta&lt;br /&gt;PT. Italindo Citra Modern, 021-7228413&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Waralaba Red Crispy&lt;br /&gt;Bisnis Fast Food Ayam, Franchise Sekitar Rp 10 Juta&lt;br /&gt;PT. Magfood Inovasi Pangan, 0251-371443&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Waralaba Lekker Crepes&lt;br /&gt;Bisnis Crepes Panekuk, Franchise Cuma 5 Juta!!&lt;br /&gt;UD Vita Husada, 021-8446169&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Waralaba Mailshop Plus&lt;br /&gt;Bisnis Jasa Kurir Kirim Paket, Franchise Sekitar Rp 40 Juta&lt;br /&gt;PT. Mitra Piranti Usaha, 021-4502094&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Waralaba Mama Oven&lt;br /&gt;Bisnis Makanan, Franchise Sekitar Rp 25 Juta&lt;br /&gt;UD Vita Husada, 021-8446169&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Waralaba M Print Shop&lt;br /&gt;Bisnis Mobile Photo Printer Fuji, Franchise Sekitar Rp 45 Juta&lt;br /&gt;PT. Modern IndoLab, 021-3457777&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Waralaba M Photo Box&lt;br /&gt;Bisnis Photo Box Instant Fuji, Franchise Sekitar Rp 45 Juta&lt;br /&gt;PT. Modern IndoLab, 021-3457777&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Waralaba Blenger Burger / Red Hot Burger&lt;br /&gt;Bisnis Penjualan Burger, Franchise Sekitar 10 ~ 20 Juta&lt;br /&gt;Mr. Nevi di Esia 9263-4755&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Waralaba Senyum Muslim Toko Buku Islam&lt;br /&gt;Bisnis Toko Buku dan Asesoris Islami, Franchise Sekitar 25 Juta&lt;br /&gt;Kelapa Dua wtan Raya 7B, Ciracas, Cibubur&lt;br /&gt;Tel (021) 8473551, HP (0813-10594120) Mr. Sodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Waralaba MK Express (Megantara Kargo)&lt;br /&gt;Bisnis Jasa Kurir Pengiriman Udara, Franchise Sekitar 25 Juta&lt;br /&gt;PT. Megantara Kargo&lt;br /&gt;Blok B 2nd Fl, Room 23&lt;br /&gt;Jalan Pintu 1Senayan Jakarta 10270&lt;br /&gt;Tel (021) 70919914, 5736198 ext 223&lt;br /&gt;email : kargo@megantara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Waralaba Wedang Wayang (Ny oktina)&lt;br /&gt;Bisnis Minuman Kesehatan Tradisional, Franchise sekitar 5 Juta&lt;br /&gt;CV Duta Kencana&lt;br /&gt;Jalan Soragan 106 Yogyakarta&lt;br /&gt;Tel (0274) 625082, HP 0813-16879038&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WARALABA FRANCHISE FEE ANTARA 100 ~ 150 JUTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Waralaba Sony Sugema College&lt;br /&gt;Bisnis Bimbingan Belajar, Franchise Sekitar Rp 100 Juta&lt;br /&gt;Sony Sugema College, 022-7274011/0817214170&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Waralaba TK Mutiara Indonesia&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan TK &amp;amp; Playgrup, Franchise Sekitar Rp 100 Juta&lt;br /&gt;Yayasan Mutiara Indonesia, 021-4691616&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Waralaba MER Furniture Centre&lt;br /&gt;Bisnis Retail Furniture, Franchise Sekitar Rp 100 Juta&lt;br /&gt;PT. Garant Mobel Indonesia, 021-87908980&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Waralaba Ayam Goreng Mbok Berek Ny Umi&lt;br /&gt;Bisnis Ayam Goreng, Franchise Sekitar Rp 115 Juta&lt;br /&gt;PT Weling Simbah Wulung, 021-8312921&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Waralaba MultiPlus Business Centre&lt;br /&gt;Bisnis Ruang Sentra Bisnis, Franchise Sekitar Rp 115 Juta&lt;br /&gt;PT Multi Graha Realindo, 021-56963033&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Waralaba High Scope School&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan, Franchise Sekitar Rp 115 Juta&lt;br /&gt;Yayasan Pendidikan Belajar Aktif, 021-75917353&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Waralaba Professionals Property Agent&lt;br /&gt;Bisnis Agen Properti, Franchise Sekitar Rp 125 Juta&lt;br /&gt;PT Professionals Indonesia, 021-83700202&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Waralaba Raine &amp;amp; Horne Property Agent&lt;br /&gt;Bisnis Agen Properti, Franchise Sekitar Rp 130 Juta&lt;br /&gt;PT. Raine Horne Indonesia, 021-5277288&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Waralaba Cars Wash&lt;br /&gt;Bisnis Salon Cuci Mobil, Franchise Sekitar Rp 140 Juta&lt;br /&gt;PT. Comaresto Servicetama, 021-5607520&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Waralaba Global Art&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan Gambar &amp;amp; Art, Franchise Sekitar Rp 140 Juta, Global Art, 021-55794505&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Waralaba ERA Property &amp;amp; Car Rental&lt;br /&gt;Bisnis Property Estate &amp;amp; Car Rental, Franchise Sekitar Rp 150 Juta,&lt;br /&gt;PT ERA Indonesia, 021-5708000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Waralaba Le Monde Baby's World&lt;br /&gt;Bisnis Peralatan Bayi &amp;amp; Anak Kecil, Franchise Sekitar Rp 150 Juta&lt;br /&gt;PT. Lembanindo Tirta Anugerah, 021-74707432&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Waralaba Martha TiLaaR&lt;br /&gt;Bisnis Spa Kecantikan, Franchise Sekitar Rp 150 Juta&lt;br /&gt;Martha TiLaaR, 021-3195921&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Waralaba Metrodata&lt;br /&gt;Bisnis Service &amp;amp; Consultant IT, Franchise Sekitar Rp 150 Juta&lt;br /&gt;PT. Metrodata Electronics TBK, 021-2524555, 021-5705998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Waralaba Primagama&lt;br /&gt;Bisnis Pendidikan, Franchise Sekitar Rp 150 Juta&lt;br /&gt;Purdie E Chandra, 021-7949809, 021-7949810&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Waralaba Ray White Property Agent&lt;br /&gt;Bisnis Agen Properti, Franchise Sekitar Rp 150 Juta&lt;br /&gt;PT. Ray White Indonesia, 021-3925333&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Waralaba Taman Sari Royal Heritage SPA&lt;br /&gt;Bisnis Spa &amp;amp; Kecantikan, Franchise Sekitar Rp 150 Juta&lt;br /&gt;PT. Mustika Ratu Tbk, 021-3143585, 021-3801433&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Waralaba Ya Kun Kaya&lt;br /&gt;Bisnis Makanan Roti Oles, Franchise Sekitar Rp 150Juta&lt;br /&gt;PT. Yakunkaya Toastindo, 021-28507717&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-6007325604016526185?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/6007325604016526185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/6007325604016526185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/10/daftar-franchisor-indonesia-bisnis.html' title='Daftar Franchisor Indonesia, Bisnis Waralaba Indonesia'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-9091321787528404330</id><published>2007-10-04T18:13:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T18:14:29.005-07:00</updated><title type='text'>Membuat Rencana Bisnis</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 130%; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Menemukan ide bisnis merupakan anugerah yang tidak terhingga, karena dalam realitasnya tidak gampang menemukan ide bisnis. Namun jika ide hanya sebatas bayang-bayang, Anda tetap tidak akan bisa merealisasikannya dalam bisnis yang nyata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Para wirausahawan top yang kini namanya muncul di berbagai media bisnis, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berwirausaha tidak usah membuat rencana macam-macam, nanti malah kandas di tengah jalan.&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang membuat rencana macam-macam tapi rencana cuma sebatas rencana, sehingga realisasinya memang nol besar. Kalau ini yang terjadi tentu anggapan di atas menjadi benar. Padahal dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang lebih matang.&lt;br /&gt;Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat dan memberikan dorongan pada rencana-rencana departemen atau divisi. Selain itu juga untuk memutuskan rute yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuannya sekaligus menentukan standar untuk mementukan kinerja bisnis. Yang tidak kalah penting adalah untuk memperoleh dukungan dari konsumen, investor bahkan pihak-pihak lainnya.&lt;br /&gt;Dalam perspektif Philip Kotler, setidaknya ada beberapa prosedur standar untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis untuk merealisasikan bisnis. Yaitu : pembangkitan gagasan, penyaringan, pengembangan dan pengujian konsep, strategi pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk, pengujian pasar, dan komersialisasi.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. Boleh saja ide yang diperoleh sangat brilliant dan luar biasa, tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal, terutama aspek ekonomis, teknis, dan masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aspek ekonomis.&lt;/strong&gt; Aspek ini mencakup analisis pasar, penjualan, biaya produksi, maupun profit margin.Faktor ini sangat penting, karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide menjadi bisnis yang sesungguhnya. Aspek ini akan mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh, dengan daya serap pasar yang ada dan kemampuan memiliki modal untuk menjalankan operasional bisnis. Meskipun idenya luar biasa, tetapi kalau dalam perhitungannya merugi, ya buat apa ? Karena itu, Anda harus paham betul, bagaimana Anda menghasilkan income, dan berapa biaya yang akan dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aspek teknis.&lt;/strong&gt; Aspek ini sangat penting untuk mengukur kemampuan untuk menjalankan bisnis dengan baik. Apakah dengan modal yang ada, sudah mampu memproduksi barang atau jasa yang bisa dijual ? bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya ? apakah semua kekuatan yang dimiliki mampu memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan usaha-usaha sejenis lainnya ? Suatu rencana bisnis yang baik, akan memberikan peluang yang lebih baik, sekaligis meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa depan bisnis.&lt;/strong&gt; Aspek ini akan mengkaji lebih komprehensif mengenai masa depan bisnis Anda. Jangan sampai, kita tahu bahwa bisnis yang digeluti adalah bisnis musiman, namun perencanaan yang diterapkan adalah untuk bisnis yang permanent. Ini tentu nantinya akan menganggu aspek teknis. Belum lagi dengan harapan-harapan konsumen yang selalu akan lebih maju dan up to date. Apakah mampu bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini ? Inilah aspek penting yang harus diperhatikan secara seksama dan dituangkan dalam rencana bisnis.&lt;br /&gt;Sekali lagi, Anda jangan percaya dengan saran yang berkata “lupakan rencana bisnis, cukup jalankan saja,” karena Anda bisa kejeblos ke hutan belantara bisnis yang serba tidak pasti. Lebih baik jika Anda menguji kelayakan rencana bisnis Anda kepada orang-orang yang lebih sukses dan lebih berpengalaman dalam bisnis, dan kemudian Anda menjadi sukses. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;BUSINESS WISDOM&lt;/strong&gt; : Kunci penting menuju kesuksesan bisnis adalah dengan memahami kesuksesan bisnis dan menirunya. Tenggelamkan diri Anda dalam buku-buku dan majalah-majalah kewirausahaan serta bisnis. Lihatlah bagaimana para entrepreneur bekerja, perhatikan apa yang mereka katakan, dan tirulah. Tidak ada waktu untuk menemukan kembali roda bisnis. (&lt;strong&gt;Kevin Potts &amp;amp; Steven Straus&lt;/strong&gt;, &lt;em&gt;konsultan bisnis terkemuka).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Tulisan ini dimuat di Majalah PROSPEKTIF Edisi No 19, Volume 8, 15-21 Mei 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 130%; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;                    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;posted by Budi Purnomo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-9091321787528404330?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/9091321787528404330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/9091321787528404330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/10/membuat-rencana-bisnis.html' title='Membuat Rencana Bisnis'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-864332881118515965</id><published>2007-10-04T18:11:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T18:15:37.973-07:00</updated><title type='text'>Menggali Ide Bisnis</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Titik awal keberhasilan seorang wirausahawan berawal dari penggalian ide bisnis. Banyak kisah para pebisnis yang konsisten menggeluti bisnis yang “tidak dianggap” sebelumnya, kini menjadi pebisnis sukses yang namanya diperhitungkan. Bagaimana kiat menggali ide bisnis ?&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menggali ide bisnis bukanlah perkara yang gampang. Ketika seorang calon wirausahawan berpikir : saya akan berbisnis apa ? Saat itulah persoalan menggali ide bisnis mulai muncul. Belum lagi pertanyaan : apakah produk yang saya jual, akan menghasiklan uang ? Dan, pertanyaan selanjutnya : jasa apa yang akan ditawarkan yang bisa memberikan pendapatan yang lebih besar ?&lt;br /&gt;Secara teoritis, ide bisnis bisa digali dari apa yang bisa dilihat, didengar dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan pakar ekonomi telah membagi kebutuhan manusia menjadi berbagai jenis kebutuhan mulai yang bersifat primer, sekunder, sampai tertier. Ide bisnis bisa dipilih dari upaya pemenuhan kebutuhan manusia tersebut.&lt;br /&gt;Persoalannya, bagi mereka yang sama sekali belum pernah berbisnis, mencari ide-ide bisnis yang bisa memberikan penghasilan alternatif bukanlah perkara yang gampang, meskipun bukan hal yang mustahil untuk diperoleh. Diperlukan kemauan keras untuk memupuk jiwa kewirausahaan, mau belajar hal-hal baru, mau mencari peluang, berani mencoba formula bisnis, dan tentu saja belajar mengelola resiko.&lt;br /&gt;Memang, seringkali ide bisnis mengalir begitu saja ketika kita tidak siap menerimanya. Begitu juga sebaliknya, saat sedang dipikirkan dan digali, seringkali ide bisnis tidak datang-datang, bahkan sampai pikiran buntu pun, ide bisnis tidak terlintas sama sekali. Namun demikian, bukan berarti ide bisnis tidak bisa dipancing keluar.&lt;br /&gt;Beberapa langkah berikut ini, mudah-mudahan dapat membantu Anda untuk menemukan ide bisnis yang sesuai dengan karakter dan kesenangan Anda. Bagaimana pun, berbisnis yang sesuai dengan karakter Anda akan lebih menyenangkan, dibandingkan dengan berbisnis karena keterpaksaan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Belajar dari yang gagal.&lt;/strong&gt; Tidak ada salahnya belajar bisnis dari yang gagal. Mengapa ? karena ada kemungkinan kita bisa memulainya dengan kesuksesan. Kegagalan bisnis yang dilakukan orang lain, merupakan pelajaran penting bagi Anda untuk mengoreksi jalan yang salah menjadi benar dan lebih baik lagi. Namun demikian, belajar dari yang sukses pun sangat dianjurkan, karena dengan demikian Anda telah belajar memulai sistem yang sudah terbukti berhasil.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Baca informasi terbaru.&lt;/strong&gt; Pada saat ini cukup banyak buku-buku yang diterbitkan mengenai kewirausahaan dan peluang usaha, sehingga Anda dengan leluasa bisa memilih, bisnis apa yang sesuai dengan Anda. Bahkan tabloid Peluang Usaha, yang secara rutin menyajikan informasi-informasi mengenai peluang bisnis bisa menyegarkan pikiran Anda untuk menggali ide-ide bisnis yang lebih segar dan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menemukan ide usaha&lt;/strong&gt;. Dari informasi tersebut akan akan memperoleh banyak ide bisnis. Misalnya : melayani kebutuhan, menjual eceran, menjual penemuan, duplikasi usaha, menjual ketrampilan, usaha pelatihan, usaha keagenan, barang koleksi, buka kantor konsultan, bisnis MLM, membeli waralaba, membeli usaha prospektif, membeli usaha yang bangkrut, membuka kios, atau pun usaha bersama.&lt;br /&gt;Tentu saja, persoalannya tidak berhenti sampai di situ, karena setelah seorang wirausahawan bisa menangkap ide bisnis sebagai peluang bisnis yang bisa menghasilkan uang, maka ia harus bisa memperhitungkan berbagai aspek untung-rugi jika ide bisnis tersebut dijalankan. Termasuk resiko gagal – kemungkinan terburuk yang terjadi.&lt;br /&gt;Setidaknya, ada dua perspektif yang harus diperhatikan jika menangkap ide bisnis. Pertama, informasi yang berhasil dihimpun mengenai bisnis tersebut harus lengkap dan akurat. Lebih bagus lagi, apabila akurasinya sangat tepat, karena data dan informasi yang diperoleh sangat lengkap dan &lt;em&gt;up to date&lt;/em&gt;. Hal ini penting, untuk meminimalisasi resiko gagal.&lt;br /&gt;Kedua, proses pengambilan yang cepat, tidak berarti keputusan yang terburu-buru, tetapi harus dicermati dengan pola pemikiran yang terbuka dan positif, dan juga perencanaan yang matang, dengan demikian pengambilan keputusan yang diambil pun bisa lebih sistematis dan terukur.&lt;br /&gt;Selamat datang menjadi wirausahawan baru.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;BUSSINESS WISDOM&lt;/strong&gt; : Anda dapat menggiring seekor kuda ke tempat air, tetapi Anda tidak dapat membuatnya minum. Tugas Anda, sebagai seorang pebisnis, adalah membuatnya haus. Itulah sebabnya Peter F Drucker mengatakan, “&lt;em&gt;business is create a costumer”.&lt;/em&gt; Bisnis bukan semata-mata berusaha bagaimana membuat produk, akan tetapi bagaimana menciptakan pelanggan. (&lt;strong&gt;Indra Ismawan&lt;/strong&gt;, penulis buku &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;Easy Way To Build Your Own Business).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;em&gt;Tulisan ini dimuat di Majalah&lt;/em&gt; &lt;em&gt;PROSPEKTIF Edisi No 18, Volume 8, 08-14 Mei 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;posted by Budi Purnomo&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-864332881118515965?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/864332881118515965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/864332881118515965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/10/menggali-ide-bisnis.html' title='Menggali Ide Bisnis'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-1496554116779872039</id><published>2007-10-04T18:07:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T18:09:26.898-07:00</updated><title type='text'>Formula Sukses 1 : Abdullah Gymnastiar</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15.5pt;"&gt;KESUKSESAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; seseorang itu tidak diukur dari seberapa tinggi jabatannya, seberapa banyak harta yang didapatnya, dan seberapa banyak orang yang mengenalnya. Memang telah banyak terjadi kesalahan pola pikir tentang kesuksesan. Akibatnya, banyak pihak yang kecewa dengan sikap orang yang dianggap telah mencapai kesuksesan tetapi menimbulkan banyak kerugian. Seperti itulah kalau kejujuran sudah hilang dari diri kita.&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Tentu saja kita harus bertindak, jika melihat sesuatu yang kita anggap tidak sesuai lagi dengan nilai-nilai agama. Jika kita mampu, maka kita bisa mengubah kemungkaran yang ada di depan mata kita dengan mengingatkan orang yang bersangkutan dengan berbicara baik-baik padanya dan iringi dengan doa untuk memohon bantuan Allah.&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;posted by Budi Purnomo&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-1496554116779872039?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/1496554116779872039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/1496554116779872039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/10/formula-sukses-1-abdullah-gymnastiar.html' title='Formula Sukses 1 : Abdullah Gymnastiar'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-1408724169818731113</id><published>2007-10-04T18:03:00.001-07:00</published><updated>2007-10-04T18:03:48.112-07:00</updated><title type='text'>Biarpun Waralaba, Harus Ulet dan Jeli</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Setelah di-PHK, bila hendak memilih bisnis dengan sistem waralaba, kita mesti pandai-pandai memilih. Saat ini bisnis waralaba sedang marak. Usaha apa saja diwaralabakan. Dari kafe, resto, apotik, salon, travel, makanan, studio foto sampai program pendidikan. Biaya &lt;i&gt;franchise &lt;/i&gt;juga bervariasi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Karenanya, kejelian memilih usaha waralaba menjadi penting. Tidak semua waralaba benar-benar mendatangkan untung. Tak sedikit bisnis waralaba yang sebenarnya belum terbukti menguntungkan, citra dan mereknya juga belum kuat sudah buru-buru diwaralabakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Supaya tidak terjerumus, ada baiknya kita menggunakan pedoman WISDOM ala Roy Sembel. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Berbisnis waralaba memang berpotensi sukses lebih besar ketimbang membuka usaha sendiri. Soalnya, waralaba umumnya memiliki sistem dan merek yang kuat. Meski begitu, agar sukses mengembangkan bisnis waralaba, kita tetap membutuhkan jiwa kewirausahaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Setelah membuka usaha waralaba, kita tidak bisa berdiam diri saja. Apa pun bisnis yang kita jalankan, pasti akan mengalami pasang surut. Karenanya, kita butuh kemampuan mencari solusi kreatif yang bersifat lokal. &lt;/span&gt;Singkatnya, kita harus tetap ulet. &lt;/p&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;www.intisari-online.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-1408724169818731113?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/1408724169818731113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/1408724169818731113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/10/biarpun-waralaba-harus-ulet-dan-jeli.html' title='Biarpun Waralaba, Harus Ulet dan Jeli'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4322071265174388086.post-795845346358046400</id><published>2007-10-04T18:01:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T18:02:41.238-07:00</updated><title type='text'>10 Berani Sukses Ala Andrie Wongso</title><content type='html'>&lt;span class="judul"&gt;&lt;/span&gt;    &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Pikirkan apa yang berani Anda Impikan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Inginkan apa yang berani Anda      Pikirkan!&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Putuskan apa yang berani Anda      Inginkan! &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Rencanakan apa yang berani Anda      Putuskan! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Lakukan apa yang berani Anda Rencanakan!      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Yakini apa yang berani Anda Lakukan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Perjuangkan apa yang berani Anda Yakini!      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Sukseskan apa yang berani Anda      Perjuangkan! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Nikmati apa yang telah berani Anda      Sukseskan! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;Sadari apa yang sedang Anda Nikmati! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="" lang="ES-TRAD"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;www.intisari-online.com&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4322071265174388086-795845346358046400?l=businspira.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/795845346358046400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4322071265174388086/posts/default/795845346358046400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://businspira.blogspot.com/2007/10/10-berani-sukses-ala-andrie-wongso.html' title='10 Berani Sukses Ala Andrie Wongso'/><author><name>nanoex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
